Inilah 10 Gejala Peringatan Sebulan Sebelum Serangan Jantung Terjadi

Inilah 10 Gejala Peringatan Sebulan Sebelum Serangan Jantung Terjadi

Selama beberapa dekade terakhir, penyakit jantung dan stroke merupakan penyakit penyebab kematian utama di dunia, begitu pula di Indonesia, Penyakit jantung dan stroke merupakan penyebab kematian pertama dan kedua, dususul kemudian oleh diabetes.

Banyak faktor yang menjadi penyebab serangan jantung, diantara penyebab utamanya adalah kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi dan ada juga kemungkinan karena ketidak seimbangan hormon dan lain-lain.

serangan jantung 02

Namun meskipun demikian, penyebab utamanya selalu dikarenakan “buruknya sirkulasi aliran darah dalam tubuh”. Namun untungnya terdapat 10 tanda-tanda penting yang cenderung muncul dalam 30 hari sebelum terjadinya serangan jantung atau stroke, sehingga kita dapat menjadi lebih waspada dan mampu melakukan pencegahan sebelum hal buruk tersebut terjadi pada diri kita maupun orang-orang yang kita sayangi. 

Berikan perhatian bila terjadi tanda-tanda peringatan alami pada tubuh anda, sehingga anda dapat membantu mencegah atau menghindari suatu serangan jantung atau stroke.

Berikut ini 10 Gejala Sebelum Terjadinya Serangan Jantung atau Stroke:

  1. Body Weakness: Tubuh terasa lemah, lesu dan tidak bergairah.

Sekitar satu bulan sebelum serangan terjadi, tubuh merasa lemah dan lesu adalah salah satu gejala utama  dari kurang lancarnya sirkulasi aliran darah dalam tubuh karena penyempitan pembuluh darah arteri. Otot-otot yang terasa lemah adalah tanda bahaya dan perlu dilakukan antisipasi sedini mungkin untuk mengurangi akan resiko serangan jantung.

badan lemas 01

2. Dizzines: Pusing.

Ketika sirkulasi aliran darah tidak lancar, kepala pusing adalah gejala lainnya yang tidak boleh dianggap remeh. Kurang lancarnya sirkulasi mempengaruhi aliran darah yang menuju ke otak, dan mengakibatkan kepala pusing atau sakit kepala.

3. Cold Sweats & Excessive Perspiration: Keringat dingin dan keringat berlebihan

Setelah pusing, keluarnya keringat dingin adalah ciri lainnya bahwa tubuh anda mungkin berada dalam tekanan atau stress. Tanpa adanya aliran darah yang mencukupi, tubuh anda mungkin terasa lembab, basah, dingin dan umumnya terasa tidak enak badan.

Berkeringat lebih banyak dari biasanya adalah suatu peringatan dini dari serangan jantung. Hal tersebut dapat terjadi kapan saja baik itu siang maupun malam hari.

4. Chest Pain and Tightness: Terdapat rasa nyeri dan sesak di dada

Bila anda merasakan nyeri di dada, atau nyeri di area lainnya pada tubuh anda seperti tangan, punggung dan bahu, anda sebaiknya segera mencari pertolongan medis sesegera mungkin.

Rasa nyeri dan sesak di dada adalah gejala utama yang harus diperhatikan dalam hal mencegah serangan jantung yang mengancam jiwa.

5. Cold or Flu Symptons: Demam atau Gejala-Gejala Flu.

Banyak penderita serangan jantung juga mengalami demam atau flu sebulan sebelum terjadinya serangan tersebut. Hal ini adalah pertanda penting bahwa kita sebaiknya tidak mengabaikan kesehatan.

6. Body Weakness, Tubuh terasa lemah

Rasa pegal pada otot yang terus menerus adalah pertanda kuat lainnya bahwa tubuh anda sedang terjadi kekurangan asupan darah. Anda merasa lelah sepanjang waktu, bila hal ini terjadi, tubuh anda merasa tidak nyaman seperti sehabis bekerja terlalu berat.

6. Shortness of Breath: Nafas Pendek

Kesulitan bernafas atau nafas pendek-pendek adalah ciri lainnya untuk diketahui saat memperkirakan kemungkinan terjadinya serangan jantung. Sama halnya dengan sebelumnya, saat terjadi peredaran darah yang kurang baik, otot-otot paru-paru pun secara alami turut terkena dampaknya, biasanya ditunjukkan dengan adanya gejala berupa kesulitan bernafas atau juga adanya nyeri di perut atau pencernaan.

nafas pendek

7. Abdominal Pain or Indigestion: Nyeri di bagian perut atau gangguan pencernaan.

Gejala-gejala lainnya yaitu berupa mual-mual, masalah pencernaan maupun rasa panas di dada. Sekali lagi, disebabkan buruknya aliran darah maka nutrisi-nutrisi bagi sel-sel tubuh tidak dapat diserap dengan baik, menyebabkan terjadinya rasa tidak enak di bagian perut.

8. Insomnia: Sulit tidur

Insomnia juga dihubungkan dengan peningkatan resiko serangan jantung maupun stroke. Hal ini disebabkan karena berkurangnya tingkat oksigen dalam darah yang disebabkan buruknya aliran darah dalam tubuh kemudian memicu perubahan-perubahan yang menyebabkan rasa gelisah, insomnia juga kecemasan yang sulit dijelaskan dalam keadaan normal.

Orang-orang yang pernah mengalami serangan jantung sering kali teringat bahwa sebulan sebelum terjadinya serangan jantung mereka mulai merasakan gelisah dan mengalami masalah tidur sebulan sebelum terjadinya serangan tersebut.   

sulit tidur insomnia

9. Changes in Thinking and Remembering: Terjadinya perubahan cara berpikir dan mengingat

Terkadang kita lupa suatu hal tertentu terutama saat usia makin menua. Namun jika anda menyadari daya ingat anda tiba-tiba menuru tanpa mengetahui sebabnya, penyebab utama hal itu terjadi  karena otak anda mengalami kekurangan oksigen karena sirkulasi darah yang buruk.

Kesimpulan:

Ingatlah, mungkin kita pernah merasakan salah satu atau beberapa dari gejala-gejala tersebut di atas lalu sembuh dengan sendirinya baik itu insomnia, ingatan yang menurun, masalah pencernaan maupun pegal-pegal otot dan lain-lain.

Namun, jika anda merasakan salah satu atau beberapa gejala di atas bertambah buruk dan terjadi berkelanjutan selama beberapa hari berturut-turut, maka dengarkanlah tubuh anda, maksudnya segeralah waspada, jika anda merasakan sesuatu yang salah terjadi pada tubuh anda maka segera periksalah ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan, dan jika anda merasa tidak mendapatkan jawaban atas apa yang anda rasakan, maka kunjungi dokter yang lain untuk mendapatkan second opinion.

Oleh karena itu kunci dari kesehatan jangka panjang adalah PENCEGAHAN

Sumber konten: Dr Sam Robbins youtube Channel

“Are You About to Have A Heart Attack? – 30 Day Warning Signs

Link: https://www.youtube.com/watch?v=KJXlvIF5EyQ

  • Tambahan:

HIRVERO merupakan cairan obat dalam yang dapat membantu memelihara daya tahan tubuh. Mengandung bahan-bahan dari beberapa macam ekstrak herbal seperti: Curcuma domestica, Rhizoma, Kamferia galangga rhizome, Zingiberis officinale rhizome dan Morindae citrifolia fructus.

Berguna untuk memlancarakan aliran darah dalam tubuh kita.

Ingatlah, Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Informasi lebih lengkap mengenai hirvero, klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *